Selasa, 28 Februari 2012

arti lambang tapak suci

Arti Lambang Tapak Suci



ARTI LAMBANG TAPAK SUCI

  1. Arti Lambang Tapak Suci:
  • Bentuk Bulat : Bertekat Bulat.
  • Berdasar Biru : Keagungan.
  • Bertepi Hitam : Kekal dan abadi melambangkan sifat Allah SWT.
  • Bunga Mawar : Keharuman.
  • Warna Merah : Keberanian.
  • Daun Kelapa Hijau : Kesempurnaan.
  • Bunga Melati Putih : Kesucian
  • Jumlah Bunga Melati Sebelas : Rukun Islam dan Rukun Iman.
  • Tangan Kanan Putih : Keutamaan.
  • Terbuka : Kejujuran.
  • Berjari Rapat : Keeratan.
  • Ibu Jari Tertekuk : Kerendahan Hati.
  • Sinar Matahari Kuning : Putra Muhammadiyah.
* Keseluruhan lambang tersimpul dengan nama TAPAK SUCI yang mengandung arti;
TAPAK SUCI bertekat bulat mengagungkan asma Allah SWT yang bersifat kekal dan abadi. TAPAK SUCI dengan keberanian menyebarkan keharuman dengan sempurna, dan TAPAK SUCI dengan kesucian menunaikan Rukun Islam dan Rukun Iman, serta mengutamakan keeratan persaudaraan, kejujuran, dan rendah hati.
Dan (tambahan) lambang itu berada dalam pancaran sinar matahari, bermakna TAPAK SUCI PUTRA MUHAMADIAH ( TAPAK SUCI adalah ORTOM = Organisasi Otonom Perserikatan Muhammadiyah ).
2. Ikrar Tapak Suci :
IKRAR ANGGOTA
TAPAK SUCI PUTRA MUHAMMADIYAH
Saya anggota TAPAK SUCI PUTRA MUHAMADIAH, berikrar
1. Setia menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allah semata.
2. Mengabdi kepada Allah berbakti kepada bangsa dan Negara serta membela keadilan
dan kebenaran.
3. Menjauhkan diri dari segala perangai dan tingkah laku yang tercela.
4. Mencari perdamian dan kasih saying serta menjauhi perselisihan dan permusuhan
5. Patuh dan taat pada peraturan – peraturan serta percaya kepada kebijaksanaan
pimpinan
" Motto Tapak Suci : Dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah



SENJATA TAPAK SUCI

DIDALAM PERGURUAN SENI BELA DIRI TAPAK SUCI
DIKENAL BEBERAPA SENJATA

SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
SEGU
SEGU (SERBA GUNA) ADALAH SENJATA KHAS TAPAK SUCI YANG DICIPTAKAN OLEH PENDEKAR BESAR M. BARIE IRSJAD

SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
GOLOK MAWAR
GOLOK MAWAR ADALAH MERUPAKAN SENJATA TAPAK SUCI YANG DICIPTAKAN OLEH PENDEKAR BESAR M. BARIE IRSJAD

SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
PEDANG MAWAR
PEDANG MAWAR ADALAH SALAH SATU SENJATA TAPAK SUCI YANG DICIPTAKAN OLEH PENDEKAR BESAR M. BARIE

SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
SENAKER
SENAKER (SENJATA ANDALAN PENDEKAR) ADALAH SENJATA SPESIAL DAN ANDALAN DARI PENDEKAR JOKO SUSENO SENAKER DIKEMBANGKAN DARI SENJATA TAPAK SUCI SEGU OLEH JOKO SUSENO SEBAGAI BAGIAN DARI UJIAN PENDEKAR SIFAT SENAKER ADALAH AGRESIF DENGAN MENGGUNAKAN TEKHNIK TUSUK, TEBAS, SODOK, KAIT,TEBAS DAN CONGKEL

SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
TOMBAK NAGA
TOMBAK NAGA ADALAH SALAH SATU SENJATA TAPAK SUCI YANG DICIPTAKAN OLEH PENDEKAR BESAR M.BARIE IRSJAD

SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
TOYA / TONGKAT
SENJATA TOYA/TONGKAT DIJADIKAN SENJATA DASAR DALAM PERGURUAN TAPAK SUCI KARENA TOYA/TONGKAT SANGAT COCOK UNTUK MENDASARI SETIAP PERMAINAN BENTUK SENJATA DENGAN MENGGUNAKAN TEHNIK PUTARAN,TUSUKAN DAN TEBASAN
SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA RANTAI
RANTAI BATANGAN DAN RANTAI BANDHIL
SENJATA RANTAI DIPAKAI UNTUK PERTARUNGAN JARAK JAUH DAN UNTUK MELAWAN BEBERAPA ORANG YANG BERSENJATA, DAN SENJATA RANTAI MEMILIKI TINGKAT KESULITAN TEHNIK YANG CUKUP TINGGI KARENA MEMBUTUHKAN KOORDINASI GERAKAN BADAN YANG SEIMBANG JUGA MEMBUTUHKAN KELENTURAN TUBUH, TIMING YANG TEPAT SERTA MEMBUTUHKAN KEBERANIAN YANG BESAR
SENJATA TAPAK SUCI
SENJATA TAPAK SUCI
KATANA
PADA AWAL TAHUN 1960 KATANA MULAI DIPERGUNAKAN DI TAPAK SUCI DENGAN TUJUAN UNTUK MENGIMBANGI MASUKNYA BELADIRI JEPANG KE INDONESIA PENDEKAR BESAR M.BARIE IRSJAD MENDAPATKAN ILMU KATANA INI LANGSUNG DARI SALAH SEORANG PERWIRA JEPANG YANG BERNAMA MAKINO PADA MASA AGRESI JEPANG DI INDONESIA
SENJATA DAERAH
SENJATA DAERAH
TRISULA
SENJATA TRISULA/SIKU-SIKU/CABANG/TEKPI MULAI DI PERGUNAKAN SEJAK MASA RAJA AIRLANGGA YANG MEMERINTAH DI KERAJAAN KAHURIPAN JAWA TIMUR DAN SENJATA INI DIBERI NAMA TRISULA (TRI=TIGA DAN SULA=TAJAM) JADI SENJATA INI ADALAH SENJATA YANG MEMILIKI TIGA BILAH YANG UJUNGNYA SANGAT TAJAM


SENJATA KHAS DAERAH
SENJATA KHAS DAERAH

KUJANG
SENJATA KUJANG MERUPAKAN SENJATA KHAS DAERAH PASUNDAN
SENJATA KHAS DAERAH
SENJATA KHAS DAERAH
KERIS
SENJATA KERIS MERUPAKAN SENJATA KHAS DAERAH JAWA
SENJATA KHAS DAERAH
SENJATA KHAS DAERAH
RENCONG
SENJATA RENCONG MERUPAKAN SENJATA KHAS DAERAH NANGROE ACEH DARUSSALAM
SENJATA KHAS DAERAH
SENJATA KHAS DAERAH

CELURIT
SENJATA CELURIT MERUPAKAN SENJATA KHAS DARI DAERAH MADURA

RANCANGAN KEPUTUSAN ANGGARAN DASAR PERGURUAN SENI BELADIRI INDONESIA TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

RANCANGAN KEPUTUSAN
ANGGARAN DASAR
PERGURUAN SENI BELADIRI INDONESIA
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
MUQADDIMAH
      "Dan sediakanlah untuk (melawan )mereka , apa-apa yang kamu bisa dari pada kekuatan  dan daripada persesiaan kuda-kuda yang bisa kamu takutkan dengannya akan musuh ALLAH dan musuh kamu . Dan (musuh) lain dari dari mereka yang kamu tidak tahu(tetapi ) ALLAH  mengetahui mereka :karena apa-apa yang kamu belanjakan di jalan ALLAH , akan disempurnakan (ganjarannya)kepada kamu ,dan kamu tidak akan dianiaya "(Q.S AL ALFAL, ayat 60)
     Dengan rahmat ALLAH Subhanahu Wata,ala dan didorong oleh semangat ber-ibadah menurut agama Islam , kesadaran akan fungsi angkatan muda dalam Muhammadiyah sebagai pelopor , pelangsung dan penyempurna Gerakan Muhammadiyah pada tanggal 10 Rabi,ulawwal 1383 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 31 Juli 1963 Miladiyah di Yogyakarta lahir organisasi Perguruan Seni Beladiri Indonesia TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH dengan ikhlas mengabdikan dirikepada Agama, Bangsa dan Negara.
      Bahwa sesungguhnya Pencak Silat adalah Seni Beladiri Indonesia yang luhur dan bermoral , perlu dilestarikan ,dikembangkan dan diamalkan serta dijaga dari pengaruh syirik dan menyesatkan yang dapat menodai nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
     Sebagai Putera Bangsa Indonesia , Perguruan Seni Beladiri    Indonesia TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH mengabdikan diri , berperqan serta mendidk dan membina manusia Indonesia agar menjadi menusia ber-Iman dan ber-Akhlak , terampil dan trengginas serta sehat jasmani dan rokhani. Dengan Iman dan Akhlak menjadi kuat , tanpa Iman dan Akhlak menjadi lemah.
Perguruan seni beladiri Indonesia TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH bertekad bulat mengagungkan asma ALLAH , dijiwai sikap jujur , rendah hati, ber-Akhlkul karimah dalam pengamalan ajaran Islam yang bersumber pada Al-Qur'an dan As- Sunah.
Dalam melaksanakn kehiatannya , PERGURUAN Seni Beladiri Indoonesia TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH diatur melalui Anggaran Dasar Rumah Tangga yang wajib dipatuhi dan dihormati.

BAB I
NAMA, ASAS, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN
Pasal 1
1.  Organisasi ini adalah Perguruan Seni Beladiri Indonesia bernama TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH disingkat TAPAK SUCI.
2.  TAPAK SUCI ber-ASAS ISLAM bersumber pada Al-Qur'an dan As- Sunah berjiwa persaudaraaan , berada   dibawah naungan peersyarikatan Muhammadiyah, berstatus Organisasi Otonom.
3.  Ajaran Pencak Silat aliran TAPAK SUCI yang bersih darii pengaruh syirik dan menyesatkan.
4.  TAPAK SUCI didirtikan di Yogyakarta pada tanggal 10 Rabi''ulawaal 1383 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 310 Juli 1963 miladiyah untuk waktu yang tidak ditentukan.
5.  Pimpinan Pusat TAPAK SUCI berkedudukan di tempat berdirinya , mempunyai Wilayah dan Daerah di Indonesia serta Perwakilan di Luar Negeri.
    BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 2
1. Mendidik serta membina ketangkasan dan ketrampilan Pencak Silat sebagai bela diri , seni , olah raga dan budaya bangsa Indoonesia.
2. Memelihara dan mengembangkan kemurnian Pencak Silat Aliran TAPAK SUCI sebagai budaaya bangsa yang luhur daan bermoral sesuai dan tidak menyimpang dari ajran Islam serta bersih dari syirik dan menyesatkan.
3. Mwndidik dan membina anggota untuk menjadi kader Muhammadiyah.
4. TAPAK SUCI Menggembirakan dan megamalkan Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar dalam usaha mempertinggi ketahanan nasional.
BAB III
USAHA
Pasal 3
1. Memperteguh iman , menggembirakan dan memprkuat ibadah serta mempertinggi akhlak yang mulia sesuai denga ajran Islam .
2. Menyelenggarakan pembinaan dan pendidikan untuk melahirkan pesilat tangguh yang ber-Iman dan ber- Akhlak .
3. Mengadakan penggalian dan penelitian Ilmu Seni Beladiri untuk meningkatkan dan mengembangkan kemajuan aliran TAPAK SUCI.
4. Menyelenggarakan pertandingan dan perlombaan serta pertemuan untuk memperluan penglaman dan persaudaraan.
5. Menggembirakan penyelenggaraan Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar sesuai dengan maksud dan tujuan TAPAK SUCI
6. Berpartisipasi aktif dalam ikatan Penack SIlat Indonesia sebagai organisasi federasi dan atau lembaga lain yang tidak menyiimpang dari maksud dan tujuan TAPAK SUCI.
7. Menyelenggarakan usaha lain yang dapat mewujudkan tercapainya maksud dan tujuan TAPAK SUCI.
BAB IV
KEANGGOTAAN
PASAL 4
1.  Keangotaan Tapak Suci terdiri dari siswa, kader dab Pendekar.
2. Yang dapat diterima menajdi anggota Tapak Suci adalah setiap orang yang beragama Islam.
3. Anggota Tapak Suci tercatat dengan ,
    1. Nomor baku Tapak Suci.
    2. Nomor baku Muhammadiyah untuk mereka yang berusia sekurang - kurangnya 18 tahun.
4. Anggota Tapak Suci bersifat istiqomah, dan tidak merangkap anggota beladiri  lain yang sejenis.
5. Kenggotaan Tapak Suci di luar negri diatur dalam peraturan tersendiri.
6. Anggoata kehormatan Tapak Suci adalah orang yang karena jabatan, kedudukan dan keahlian , dan atau jasanya telah diangkat oleh pimpinan pusat Tapak Sci dengan surat keputusan.
7. Tata cara pengangkatan dan pemberhentian Anggoat Tapak Suci di atur dalam anggaran rumah tangga .
   
BAB  V
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 5
 Tapak Suci bergerak dalam wilayah negar aRepublik Indonesia dan perwakilan di luar negri yang tersusun dalam tingkatan sebagai berikut.
1. Pimpinan Pusat tapak Suci.
2. Pimpinan Wilayah Tapak Suci.
3. Perwakilan Wilayah Tapak Suci.
4. Pimpinan Daerah Tapak Suci.

Pasal 6
1. Berdirinya Pimpinan Wilayah , Perwakilan Wilayah, dan Pimpina Daerah Tapak Suci di tetapkan dan disahkan oleh Pimpinan Pusat Tapak Suci.
2. Tata cara pendirian dan luas lingkungan Wilayah dan Daerah diatur dalam Anggaran rumah tangga. 
Pasal 7
1. Pimpinai Tapak Suci memiliki lembaga penelitian, pembinaan, dan pengmbangan.
Pasa1 8 
1. Pimpinan Pusat Tapak Suci adalah pusat perguruan, pimpinan tertinggi yang melaksanakan kepemimpinan dan bertanggingjawab keluar dan kedalam.
2. Personalia Pimpinan  Pusat Tapak Suci dibentuk oleh sembilan orang formatur yang dipilih oleh muhtamar, untuk masa bakti 5 (lima) tahun.
3. Personalia Pimpinan pusat Tapak Suci pada dasarnya tidak boleh metangkap pimpinan  Tapak SUci dibawahnya.
4. Personalia Pimpinan pusat Tapak Suci pada dasarnya tidak boleh merangkap pimpinan  organisasi politik untuk semua tingkat pimpinan, kecualai ada ijin pimpinan pusat Tapak Suci.
5. Pimpinan Pusat Tapak Suci terdiri dari Pengurus harian termasuk Ketua dewan Pendekar, Pengurus Departemen dan Anggota Pleno.
6. Pimpinan Pusat Tapak Suci disahkan oleh pimpina pusat Muhammadiyah.
Pasal 9.
1. Pimpinan Wiayah Tapak Suci berkedudukan di ibu kota Propinsi, memimpin Tapak Suci di Wilayahnya dan mengkoordinir admisistrasi kegiatan daerahnya.
2. Personalia pimpinan Tapak Suci dibentuk melalui 7 orang formatur yang dipilih oleh musyawarah wilayah , untuk masa bakti 5 ( lima ) tahun.
3. Personalia Wilayah Tapak Suci tidak boleh  merangkap pimpinan Perguruan Bela diri yan lain untuk semua tingkat pimpinan.
 4. Personalia Wilayah Tapak Suci tidak boleh merangkap organissi politik untuk semua tingkat pimpinan , kecuali  atas ijij Pimpinan Pusat Tapak Suci.
5. Personalia Wilayah Tapak Suci pada dasarnya tiak boleh merangkap tingkat pimpinan Tapak Suci dibawahnya.
6. Pimpinan Wilayah Tapak Suci terdiri dari pengurus harian termasuk ketua dewan pendekar dan anggota pleno.
7. Pimpinan Wilayah Tapak Suci di setujui dan disahkan ole pimpinan pusat Tapak Suci.
Pasal  10
1. Pimpina daerah Tapa Suci berkedudukan di setiap kota atau kabupaten sebagai pelaksana administrasi dan bertindak secara operasional.
2. Personalia Pimpinan Daerah Tapak Suci dibentuk melalui 7 orang formatur yang dipilih oleh musyawarah daerah , untuk masa bakti 5 ( lima ) tahun.
3. Personalia Daerah Tapak Suci tidak boleh  merangkap pimpinan Perguruan Bela diri yang lain untuk semua tingkat pimpinan.
4. Personalia Daerah Tapak Suci tidak boleh merangkap organissi politik untuk semua tingkat pimpinan , kecuali  atas ijij Pimpinan Pusat Tapak Suci.
5. Personalia Daerah  Tapak Suci pada dasarnya tiak boleh merangkap tingkat pimpinan Tapak Suci dibawahnya.
6. Pimpinan Daerah Tapak Suci terdiri dari pengurus harian termasuk ketua dewan pendekar dan anggota pleno.
7. Pimpinan Wilayah Tapak Suci di setujui dan disahkan ole pimpinan pusat Tapak Suci.
8. Untuk me;ancarkan tugas operasional Pimpinan DAerah Tapak suci dapat membemtuk cabang termasuk didalamnya aalah cabang Perguruan Tinggi dan atau Pondok Pesantren.
9.Keberadaan Cabang atas ketetapan Pimpinan Daerah Tapak  Suci, dilaporkan kepada Pimpinan Wilayah Tapak Suci.
Pasal  11
1. Perwakilan Wilayah Tapak Suci berkedudukan disetiap Negara  diluar Indonesia sebagai pelaksana administratisi dan bertinak secara operasional.
2. Personalia Perwakilan Wilayah Tapak Suci dibentuk melalui 3 (tiga) orang formatur yang dipilih oalh musyawarah perwakilan wilayah untuk masa bakti 5 (lima) tahun.
3. Personalia Perwakilan Wilayah  Tapak Suci tidak boleh  merangkap pimpinan Perguruan Bela diri yang lain dan Perwakilan wilayah di negara lain.
4. Perwakilan  Wilayah Tapak Suci terdiri dari pengurus harian termasuk ketua dewan pendekar dan anggota pleno.
5. Perwakilan  Wilayah  Tapak Suci terdiri dari pengurus harian termasuk ketua dewan pendekar dan anggota pleno. 
BAB VI
PERMUSYAWARATAN

Pasal 12
1. Muktamar merupakan musyawarah tertinggi Perguruan Tapak Suci yang diadakan setiap 5 (lima ) tahun sekali atas undangan Pimpina Pusat Perguruan Tapak Suci.
2. Peserta Muktamar terdiri dari Personalia Pimpinan Pusat, Wakil Pimpinan Wilayah , wakil Pimpinan Daerah, serta wakil Perwakilan Wilayah.
3. Setiap keputusan Muktamar diambil berdasarkan asas musyawarah untuk mufakat.
4. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka pengambilan keputusan diambil melalui pemungutah suara terbanyak.
5. Muktamar Luar biasa dapat diadakan apabila dianggap perlu dan atas persetujuan 2/3 Pimpinan Wilayah.
Pasal  13
1. Tanwir  merupakan musyawarah tertinggi dibawah  MUKTAMAR  yang diadakan setiap 2 (dua ) tahun sekali atas undangan Pimpinan Pusat Perguruan Tapak Suci.
2. Peserta Tanwir terdiri dari Personalia Pimpinan Pusat, Wakil Pimpinan Wilayah ,  serta wakil Perwakilan Wilayah.
Pasal  14
1. Rapat Kerja Nasional ( Rakernas ) merupakan musyawarah kerja bidang yang diadakan menurut kebutuhan atas undangan Pimpinan Pusat Tapak suci.
2. Peserta Rakernas  adalah  Personalia harian   Pimpinan Pusat dan bidang yang berkepentingan, Wakil Pimpinan Wilayah , wakil Pimpinan Daerah.
Pasal  15
1. Musyawarah Wilayah adalah  musyawarah tertinggi di tingkat wilayah  yang adakan setiap 5 (lima )  tahun sekali atas undangan Pimpinan Wilayah  Perguruan Tapak Suci.
2. Peserta Musyawarah Wilayah  terdiri dari Personalia Pimpinan Wilayah , Wakil Pimpinan Daerah.
3. Rapat Kerja Wilayah ( Rakerwil ) merupakan musyawarah kerja bidang yang diadakan menurut kebutuhan atas undangan Pimpinan Wilayah  Tapak suci.
4. Peserta Rakerwil  adalah  Personalia harian   Pimpinan Wilayah  dan   wakil Pimpinan Daerah.
Pasal  16 
1. Musyawarah Daerah adalah  musyawarah tertinggi di tingkat daerah  yang adakan setiap 5 (lima )  tahun sekali atas undangan Pimpinan Daerah  Perguruan Tapak Suci.
2. Peserta Musyawarah Daerah  terdiri dari Personalia Pimpinan Daerah dan  Wakil Cabang.
3. Rapat Krja Daerah (Rakerda) merupakan musyawarah kerja bidang yang diadakan menurut kebutuhan atas undangan Pimpinan Daearh   Tapak suci.
4. Peserta Rakerda   adalah  Personalia harian   Pimpinan Daerah  dan   wakil cabangPeserta Rakerwil  adalah  Personalia harian   Pimpinan Wilayah  dan   wakil Pimpinan Daerah..
Pasal  17
1. Musyawarah Perwakilan Wilayah adalah musyawarah ditingkat Perwakilan Wilayah yang diadakan menurut kabutuhan atas undangan Perwakilan Wilayah Tapak Suci.
2. Peserta Perwakilan Wilayah terdiri dari personalia Perwakilan Wilayah dan wakil anggota.
Pasal  18
Musyawarah lain menurut kebutuhan ddapat dilaksanakan oleh semua tingkat pimpinan.
Pasal  19
Perubahan keputusan musayawarah dapat dilakukan oelh musyawarah yang setingkat.
BAB VII
KEUANGAN DAN KEKAYAAN
PASAL 20
1.Keuangan dan kekkayaan Tapak Suci diperoleh dari,
        1. Iuran dan Infaq Anggota
        2. Administrasi Ujian Kenaikan Tingkat
        3. Sumbangan , Zakat, dan bantuan lain yangg tidak mengikat.
        4. Badan Usaha yang diselenggarakan oleh Tapak Suci
2. Semua keuangan dan kekayaan yang diperoleh oleh smua tingkat pimpinan menjadi milik Tapak Suci.
3. Semua tingkat pimpinan mengurus dan mengelola keuangan dan kekayaan masing- masing.
4. Apabila dianggap perlu, Pimpinan Pusat Tapak Suci berhak mengatur keuangan dan kekayaan yang berada disemua tingkat pimpinan.
BAB VIII
LAMBANG DAN ATRIBUT
Pasal  21
1. LAMBANG PERGURUAN TAPAK SUCI
bentuk bulat : bertekad bulat,
berdasar biru : keagungan,
bertepi hitam : kekal dan abadi melambangkan sifat Allah SWT,
bunga mawar : keharuman,
warna merah : keberanian,
daun kelopak hijau :kesempurnaan,
bunga melati putih : kesucian ,
jumlah sebelas : rukun Islam dan rukun iman,
tangan kanan putih : keutamaan ,
terbuka : kejujuran ,
berjari rapat  : keeratan,
ibu jari tertekuk : kerendahan hati,
sinar matahari kuning : putera Muhammadiyah,
Keseluruhan lambang tersimpul dengan nama Tapak Suci yang berarti :
        Brtekad bulat mengagungkan asma Allah Subkhanahu wata'ala, kekal dan abadi.
        Dengan keberanian meyerbakan keharuman dengan sempurnan.
Dengan kesucian menunaikan rukun Islam dan Rukun Iman .
Mengutamakan keeratan dan kejujuran dengan rendah hati.
2. ATRIBUT PERGURUAN TAPAK SUCI
    1. Seragam latihan , celana dan baju warna merah, strip kuning pada leher, lengan dan kaki, Potongan kurung.Atribut menurut ketingkatannya, kuning, biru, Hitam dengan melati coklat, merah, hitam.Untuk Putri dengan jilbab hitam.
    2. Seragam wasit Juri , celana dan baju warna kuning, potongan kurung dengan sabuk dan kaos tangan sesuai dengan sudut pertandingan.
    3. BENDERA, Atribut yang berupa bendera harus mencantumkan Lambang TAPAK SUCI  secara lengkap dengan tulisan tingkat pimpinan masing masing.
    4. PERLENGKAPAN ADMINISTRASI, di buat dengan mencamtumkan lambang TAPAK SUCI secara lengkap..
    5. ADMINISTRASI ANGGOTA yang berupa kartu tanda anggota , atribut anggota, atribut tingkat pendidikan yang terdiri  dari ijazah, sertifikat, sabuk dan tanda tingkat dibuat, secara nasionaloleh pimpinan Pusat TAPAK SUCI.
    6. ATRIBUT LAIN dapat dibuat sesuai dengan ketentuan dan peraturan atribut Tapak Suci.
BAB IX
PENDIDIKAN
Pasal  22
1.Tapak Suci memberikan Pendidikan kepada siswa, kader dan pendekar.
2. Tapak Suci memberikan Pembinaan khusus kepelatihan kepada kader dan pendekar.
3. Materi pendidikan dan pembinaan ditetapkan oleh pimpinan Pusat Tapa Suci terdiri dari Al Islam Kemuhammadiyahan, ILmu Pencak Silat,Pengetahuan organisasi, Kesehatan Ola Raga dan Kepelatihan, Jenjang Pendidikan Tapak Suci terdiri dari Tingkat Siswa, Tingkat Kader dan Tingakt Pendekar.
4. Evaluasi Pendidikan Tapak Suci dilakukan dengan ujian, sedangkan prestasi dari pertandingan, perlombaan, kegiatan lain menjadi nilai tambah.
BAB X
TINDAKAN ADMINISTRASI
Pasal  23
1. Tindakan administratif dapat dikenakan kepada siswa, kader, pendekar dan semua tingkat pimpinan yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan ,
    1. Ajaran agama Islam.
    2. Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan lain yang berlaku.
    3. Undang - Undang Dasar dan Peraturan Perundang undangan lain yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
2. Tindakan Administratif dikenakan dalam bentuk,
    1. Tegoran dan peringatan.
    2. Pemberhentian sementara.
    3. Pemecatan dan atau Pencabutan Surat Keputusan.
BAB XI
PERATURAN PELAKSANAAN
Pasal 24 
1. Peraturan Pelaksanaan dari anggaran Dasar ini di atur dalam Anggaran Rumah Tangga yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Tapak Suci.
2. Untuk menyelenggarakan hal 0 hal yang belum diatur  dalam Anggaran Runah Tangga akan diatur dalam Peraturan Khusus yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Tapak Suci.
BAB XII
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Pasal 25
1. Angaran Dasar dapat di rubah oelh Muktamar yang mengacarakan perubahan Anggaran Dasar.
2. Anggaran Dasar Tapak Suci dapat di rubah apabila disetujui oleh suara terbanyak mutlak dari jumlah anggota muktamar.
3.Perubahan Khusus Anggarn Dasar Bab I, Bab II, Bab III dan Bab VIII dapat dilakakan Muktamar  yang sedikitnya dihadiri 2/3 (dua pertiga) dari jumlah Pimpinan Daerah yang sah, dan perubahannya sah apabila diputuskan dengan 3/4 (tiga perempat) suara dari jumlah anggoat Muktamar yang hadir dari yang diundang untuk membicarakan acara tersebut.
BAB XIII
PEMBUBARAN PERGURUAN TAPAK SUCI
Pasal 26
1.Pembubaran Tapak Suci hanya apat dilakaukan dengan keputusan Muktamar yang diadakan khusus membicarakan pembubaran , sedikitnya 3/4 (tigaperempat) dari jumlah Pimpinan Daerah yang sah dan pembubaran saha apabila diputuskan dengan 3/4 (tigaperempat) suara dari jumlah anggoat muktamar yang hadir.
2. Sesudah Tapak Suci dinyatakan bubar , segala hak miliknya menjadi milik persyarikatan Muhammadiyah.
BAB XIV
PENUTUP
Anggran Dasar ini diteapkan dan disahkan oleh MUKTAMAR XII yang telah dilaksanakan .
Tasikmalaya , 22 Rabi'ulakhir 1422 H
14 Juli 2001 M
SIDANG TANWIR 2001
Perguruan Seni Bela Diri Indonesia
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
Ketua Sudang,
DTO
HM. Muchlas Abror
NBTS.006.408.NBM.204.561
Sekretaris Sidang
dto
Muhammad Rustam DjundabNBTS. 000.005. NBM.134.624.

Senjata Khas TAPAK SUCI


PDF
Profil - Tradisi
Oleh: Redaksi   
Jumat, 27 Mei 2011 00:00
Definisi senjata adalah alat yang dipakai untuk berkelahi atau berperang. Dengan kata lain senjata merupakan alat bantu yang digunakan manusia untuk membela diri ketika terjadi perseteruan menyelesaikan konflik/masalah/perseteruan. Senjata dalam arti luas berarti alat untuk menyelesaikan konflik/masalah/perseteruan. Sedangkan Segu adalah singkatan dari kata "serba guna".
Kasegu (disingkat Segu), adalah nama senjata khas TAPAK SUCI. Senjata ini diciptakan oleh Bapak M.Barie Irsjad, Pendekar Pendiri TAPAK SUCI. Segu diabadikan menjadi lambang Anggota TAPAK SUCI.
Keistimewaan senjata Segu ini adalah bentuknya yang berlafadzkan "MUHAMMAD". Jika diperhatikan dengan seksama maka senjata ini membentuk kaligrafi yang terdiri dari huruf 'mim', 'ha', mim', dan 'dal' yang membentuk lafadz 'Muhammad' (Rasulullah SAW).
Pesan pendidikan yang terdapat pada Senjata Khas Segu ini antara lain:
  1. Lafadz 'Muhammad', mencerminkan sebagai pengikut Muhammad Rasulullah SAW.
  2. Bentuknya sederhana, mencerminkan tuntunan sikap Rasulullah SAW.
  3. Memenuhi syarat sebagai senjata untuk pembelaan diri, yaitu antara lain memenuhi unsur keperluan beragam gerak dan lintasan.
Dengan demikian  Senjata Segu yang merupakan senjata khas TAPAK SUCI memiliki makna bahwa anggota TAPAK SUCI adalah pengikut Muhammad Rasulullah SAW; berarti wajib atas dirinya dalam menyelesaikan masalah yang menyangkut dirinya, keluarganya, atau kelompoknya, untuk Ittiba' Uswatun Hasanah yang dituntunkan Rasulullah SAW; dengan penuh keyakinan dan berserah diri kepada Allah SWT; akan terselesaikannya masalah yang dihadapi. Hakikat dari sikap ini adalah keyakinan bahwa Akhlaqul Karimah yang telah dituntunkan oleh Muhammad Rasulullah SAW merupakan sumber kekuatan yang ampuh untuk mengatasi masalah dan menuju keselamatan fid duniya wal akhirat.
Senjata Segu yang asli bukanlah senjata tajam (bukan meruncing), melainkan tumpul pada ujungnya. Segu yang dibuat meruncing pada ujungnya digunakan pada acara maupun kegiatan perguruan (pembukaan), ditancapkan pada wadah/tempat tertentu (misalnya, batang pisang), dan baru dicabut setelah acara selesai (ditutup). Senjata Segu yang asli bisa ditampilkan sedangkan yang ditancapkan adalah senjata yang tajam.
TAPAK SUCI mengoperasikan berbagai macam jenis senjata mulai dari senjata pendek, senjata panjang, maupun senjata lentur. Permainan Senjata merupakan salah satu keilmuan ragawi yang diwariskan di TAPAK SUCI. Hal ini diperkuat dengan rumusan oleh Pendekar M.Barie Irsjad yang mendapat pengertian bahwa seseorang dapat melawan senjata kalau dapat main senjata. Karena itulah pada jenjang Siswa Empat diajarkan dasar senjata Toya, yang merupakan ibu dari segala macam senjata.
Penguasaan  senjata memang sudah diwarisi dari para sesepuh TAPAK SUCI. Sejak era cikal bakal TAPAK SUCI, sudah dikenal senjata Alif, yaitu senjata tunggal dari besi sejengkal, berlafadz Alif, yang diciptakan oleh Pendekar Besar M.Wahib. Bahkan menurut riwayat, Pendekar Besar M.Wahib bisa mengubah sehelai handuk menjadi sebuah senjata yang dapat diandalkan. Ada pula senjata Alif yang dikembangkan oleh Pendekar Besar M.Barie Irsjad, berukuran lebih panjang, dengan diameter yang lebih besar, dan diberi sedikit pemberat di ujungnya. Hingga kini kedua-dua senjata Alif ini masih tersimpan rapi oleh TAPAK SUCI.
Golok Mawar, dan Tombak Naga, adalah dua senjata lain yang juga diciptakan oleh Bapak M.Barie Irsjad. Golok Mawar memiliki sifat menusuk dan menggores. Sedangkan Tombak Naga memiliki sifat menusuk, menggores, dan melibat. Golok Mawar dan Tombak Naga pernah disosialisasikan pada Job Training Kader TAPAK SUCI pada tahun 1999. Pada penampilannya, Golok Mawar bisa ditampilkan dalam bentuk Golok Mawar Kembar.


Senjata GOLOK MAWAR
Senjata GOLOK MAWAR

Senjata TOMBAK NAGA
Senjata TOMBAK NAGA

 

artikel M. Barie Irsyad

Keilmuan Seni Beladiri TAPAK SUCI - sebuah tinjauan singkat PDF
Artikel
Oleh: M. Barie Irsjad   
Jumat, 17 Oktober 2008 07:23
Berikut ini adalah sebuah tulisan dari Bapak M. Barie Irsjad, Pendekar Besar TAPAK SUCI, yang berisi tinjauan singkat tentang keilmuan Seni Beladiri TAPAK SUCI.Tulisan ini dibuat semasa hidup beliau, dan disampaikan pada acara Sarasehan Tapak Suci, 13 Agustus 1991, di Gedung Bina Manggala TAPAK SUCI, Yogyakarta.
 
 
 tplogo-ts.jpg
 
KEILMUAN SENI BEL ADIRI TAPAK SUCI
SEBUAH TINJAU
AN SINGKAT
  Oleh :
M. Barie Irsyad
(Pendekar Besar Tapak Suci)
 
l. PENDAHULUAN

Ilmu beladiri telah lama dikenal oleh bangsa Indonesia, bahkan berpuluh - puluh tahun sebelum Indonesia merdeka, nenek moyang kita telah mampu meletakkan dasar - dasar keilmuan beladiri. Sebagai warisan budaya bangsa ilmu beladiri akhirnya berkembang pesat, tidak ketinggalan pula di kampung Kauman, beberapa tahun sebelum kelahiran Tapak Suci, berbagai macam aliran telah pula tumbuh dan berkembang dengan pesat., serta melahirkan generasi - generasi penerus ilmu tersebut.
 
Pada dasarnya, ilmu beladiri  terdiri dari dua macam aliran, yaitu :
1. llmu beladiri  bardasarkan akal sehat (rasional)
2. Ilmu beladiri berdasarkan rasa (emosi)

Akal berfungsi sebagai wadah penghimpun ilmu Allah yang tidak terbatas, bahkan semakin lama semakin dapat dikembangkan. Ilmu adalah penemuan yang tidak diragukan lagi kebenarannya, dan ditemukan melalui proses uji coba. Ilmu beladiri adalah ilmu untuk kesejahteraan dunia dan akhirat yang berdasarkan prinsip -prinsip beladiri, yaitu membela diri sendiri, dan bila mampu juga dapat membela orang lain. Sedangkan rasa (emosi) jika tidak dikendalikan dapat mematikan akal, sehingga kegiatan yang hanya berdasarkan rasa belaka, semata - mata hanya akan mengumbar nafsu dan emosi manusia.


II. PEMAHAMAN BELADIRI TAPAK SUCI
A. KEKUATAN
Manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah, suci dan bersih, dosa terjadi setelah seorang manusia dipandang mampu menggunakan akal dan pikirannya ( dewasa ) sehingga dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Dalam menjalani hidupnya

Manusia mulai mengenal beberapa macam kekuatan, yaitu
  1. kekuatan alam;
  2. kekuatan manusia yang timbul dari dalam diri manusia, dan
  3. kekuatan yang berasal dari Allah yang dapat berbentuk rahmat ataupun mukjizat/karomah yang kesemuanya merupakan sunatullah.

A.1. Kekuatan Alam
Kekuatan yang dikandung oleh sifat fisis alam, dan masing-masing mempunyai kekuatan dan kelemahan. Bumi yang dianggap memiliki kekuatan dahsyat., karena sanggup mengangkat tanah dan batu-batu, menghasilkan grafitasi dan sebagainya, namun dalam ukuran yang seimbang, tenaga bumi kalah kuat dengan tenaga besi, tenaga besi masih kalah dengan tenaga api, adapun tenaga api kalah dengan tenaga air, tenaga air yang dapat mengalahkan tenaga api dan tenaga bumi, masih kalah dengan udara (gas). Udara dapat menimbulkan gelombang, kemudian udara tersebut akan mengatur gerak gelombang itu, tetapi sekuat-kuatnya udara, masih kalah kuat dengan "getaran Listrik". Pergeseran getaran listrik negatif dengan positif di udara akan menggoncangkan udara.

A.2. Kekuatan Manusia
Kita sebagai umat Islam mempercayai bahwa manusia berasal dari Tanah (sari bumi). Sari bumi yang dimakan oleh manusia, pada proses selanjutnya sari bumi tersebut dialirkan keseluruh tubuh dengan zat besi yang selanjutnya terjadi proses pembakaran, proses pembakaran sangat membutuhkan zat oksigen, selain itu manusia juga membutuhkan air untuk menyambung kelangsungan hidupnya, air tersebut berasal dari minuman, buah-buahan, dan sebagainya. Selain itu semua manusia juga mempunyai kekuatan listrik yang berpusat di Otak atau Syaraf, sehingga lndera dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Dari keterangan tersebut dapat diketahui bahwa pada hakekatnya, dalam diri manusia terdapat semua sumber "kekuatan alam".

A.3. Kekuatan yang berasal dari Allah
Sernua kekuatan yang ada di burm terutama kekuatan yang dipunyai manusia biasa merupakan kekuatan yang berasal dari Allah 5WT, yaitu dalam bentuk rahmat dan karunia Nya. Kita cukup berbahagia dikarunia tubuh yang lengkap dengan fungsinya masing -masing. Fungsi masing - masing organ tubuh yang dapat digunakan dengan tepat, panca indira serta kemampuan manusia untuk berihtiar mencari keselamatan dunia dan akhirat merupakan kekuatan yang berasal dari Allah SWT dan tiada ternilai.


B. ILMU BELADIRI TAPAK SUCI
Ilmu beladiri Tapak Suci mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan Perguruan Pencak Silat yang lain, Tapak Suci merupakan Pencak Silat murni tradisional, karena menghimpun berbagai ilmu pencak silat, dan mengungkapkan ilmu-ilmu tersebut. Ilmu beladiri Tapak Suci termasuk aliran Rasional, yang memanfaatkan kemampuan akal, dengan memfungsikan kegunaan fisik beserta perangkatnya yang ada dalam tubuh manusia, sehingga dapat berfungsi secara tepat antara organ yang ada kaitannya satu dengan lainnya, serta saling isi mengisi, pada saat dibutuhkan.

Karena terbatasnya kemampuan akal, maka akal harus diisi dengan ilmu yang serba menyelamatkan manusia, dengan tidak mengabaikan peranan wahyu Allah, namun berusaha melaksanakan pesan pengarahan Allah.

Dalam dunia persilatan ada dua macarn “tenaga” yang digunakan untuk membela dirinya dari ancaman makhluk lain, yaitu; l) Tenaga luar, dan 2) Tenaga dalam (dulu lebih dikenal dengan sebutan tenaga cadangan).

l) Tenaga luar
Pengertian tenaga luar menurut masyarakat pada umumnya adalah gerakan yang dilakukan oleh gerakan tubuh, namun menurut pengertian beladiri adalah tenaga yang dikomando oleh akal.

2) Tenaga Dalam
Menurut pengertian masyarakat pada umumnya, tenaga dalam adalah kekuatan terpadu antara jasmani dengan kesadaran yang berhubungan dengan konsentrasi. Kekuatan Tenaga Dalam di Tapak Suci adalah perpaduan antara kekuatan fisik dengan kesadaran (konsentrasi), serba organis, tahu manfaat ketika menggunakannya, sadar fikiran serta inderanya, dan dilatih secara kontinyu.

Ilmu yang dituangkan dalam Tapak Suci berdasarkan pada kecepatan dan ketepatan, sehingga di Perguruan Tapak Suci tidak diajarkan mantera-mantera, lelaku, puasa khusus untuk mencapai ilmu tertentu dan sebagainya, tapi semua ilmu yang diajarkan selama ini adalah ilmu yang berdasarkan pada rasio. Adapun tinggi rendahnya kemampuan siswa maupun anggota Tapak Suci berdasarkan pada ketekunan individu tersebut.



C. PENUTUP
Dasar keilmuan Tapak Suci sudah jelas adanya, yaitu tidak akan lepas dari sifat manusia sebagai kalifatullah di bumi, serta yang tidak pernah lepas dari Al-Qur'an dan Sunah Rasul. Dengan kenyataan tersebut sumber keilmuan Tapak Suci lebih dititik beratkan kepada pengertian manusia sebagaimana pengertian yang dikandung Al-Qur'an serta tanggung jawabnya sebagai hamba Nya untuk selalu beramar ma'ruf dan bernahi mungkar, serta menjauhkan dirinya dari perbuatan syirik yang tercela. Dan pada hakekatnya beladiri Tapak Suci adalah beladiri yang didasari pada penggunaan kecepatan, ketangkasan, Rasio, Iman serta Ketakwaan.

(Disampaikan pada acara Sarasehan Tapak Suci, 13 Agustus 1991, di Gedung Bina Manggala - Yogyakarta)